Selasa, 19 April 2011

Mencegah 3 Penyakit Paling Ditakuti

Salah satu kekhawatiran kebanyakan orang adalah sakit. Tetapi hanya sedikit orang yang mau mengubah pola hidupnya agar kekhawatirannya itu tidak terbukti. Simak saran para ahli agar penyakit menjauh dari hidup kita.

Serangan jantung
– Pola makan sehat. Hindari makanan yang bersodium tinggi (termasuk makanan siap saji) untuk menjaga tekanan darah. Hindari lemak jenuh dan lemak trans karena bisa meningkatkan kolesterol. Konsumsi lebih banyak ikan dan kacang-kacangan karena mengandung minyak sehat yang baik untuk pembuluh darah.
– Rawat gigi Anda. Penelitian menunjukkan gigi berlubang dan radang gusi bisa menjadi indikator kesehatan jantung.
– Berhenti merokok karena perokok beresiko dua kali lebih tinggi menderita penyakit jantung koroner.

Impotensi
– Lakukan tips di atas. Jika sirkulasi darah yang menuju jantung tidak lancar, demikian juga halnya sirkulasi yang menuju penis.
– Tidur yang cukup untuk meningkatkan hormon pertumbuhan yang bisa mencegah impotensi.
– Olahraga. Penelitian menunjukkan pria yang membakar minimal 200 kalori setiap hari lebih jarang mengalami disfungsi ereksi dibanding rekan mereka yang lebih malas.

Pikun
– Cobalah sesuatu yang baru, misalnya mencoba rute berangkat ke kantor yang berbeda atau mencoba belajar squash. Mengubah rutinitas bisa merangsang sambungan neuron otak untuk mencegah kepikunan.
– Turunkan kolesterol karena kolesterol memegang peran penting terbentuknya plak di otak, penanda penyakit Alzheimer.
– Konsumsi omega-3, asam lemak yang ditemukan di ikan dan kacang-kacangan. (bu/msnbc)

Senin, 18 April 2011

20 DIAGNOSA KEPERAWATAN YANG SERING DIPAKAI DI LAHAN PRAKTIK

Diagnosa keperawatan biasanya jadi momok buat mahasiswa keperawatan untuk dapat dengan mudah menentukan kira-kira ini diagnosa apa ya terus NOC dan NIC nya apa ya......nah kan jadi berabe, padahal kita ini kan perawat dan so pasti diagnosa yang dipakai adalah diagnosa perawatan, jadi capeeek deh!!!!!!......

nah.....dibawah ini adalah 20 daftar Diagnosa beserta NOC dan labeling untuk NIC yang diadop dari NANDA, NIC dan NOC yang sering didapatkan dilahan praktik dan disusun secara praktis agar dapat dengan mudah dibaca dan dapat diaplikasikan dalam asuhan keperawatan, semoga dapat membantu rekan-rekan perawat dalam menyusun Asuhan Keperawatan. Selamat membaca......!!!!!





1. Intoleransi aktivitas ( suatu keadaan dimana individu mempunyai ketidakcukupan energi scr fisiologis ) b/d imobilisasi, kelemahan fisik, ketidakseimbangan suplay O2 dgn kebutuhan

NOC : Ps menunjukkan toleransi terhadap aktivitas

NIC :
- Terapi aktivitas
- Energi management
- Cardiac care

2. Volume cairan berlebih ( retensi cairan isotonic meningkat ) b/d mekanisme pengaturan melemah, asupan cairan berlebih, asupan natrium berlebih.
( BB naik, TD berubah, CVP meningkat, Edema, Dypsneu, oliguria )

NOC : ps menunjukkan keseimbangan vol cairan

NIC :
- Fluid management
- Nutrisi management
- Respiratory management
- Medication management

3. Penurunan cardiac out put ( jantung tdk dpt memompa darah secara adekuat yg diperlukan utk metabolisme tbh ) b/d perubahan kontraktilitas jantung, perubahan isi sekuncup.
( tachikardia, perubahan EKG, edema, distensi vena jugularis, kelelahan, JVP meningkat, dypsneu )

NOC : ps menunjukkan respon cardiac pump yang effektiv

NIC :
- Cardiac care :
- Vital sign monitoring
- Neurological monitoring
- Medication management
- O2 therapy

4. Cemas ( perasaan gelisah yg tidak jelas dari ketidaknyamanan/ketakutan yg disertai respon otonom ) b/d krisis situasional/maturasional, kebutuhan tdk terpenuhi, stress, ancaman kematian, perubahan status peran.

NOC : ps menunjukkan anxiety control/ coping meningkat

NIC :
- anxiety reduction

5. Gangguan pertukaran gas ( kelebihan/kekurangan dari O2 dan atau pengeluaran CO2 dlm kapiler-alveoli ) b/d ketidakseimbangan perfusi ventilasi, perubahan membran kapiler-alveoli,
( CO2 turun, nadi meningkat, keletihan, dyspneu, AGD abnormal, cianosis, irritability, pernafasan kembang kempisss )

NOC : status pernafasan : pertukaran gas CO2 dan O2 balance


NIC :
- pengelolaan asam basa
- Pengelolaan jalan nafas

6. Hipertermi ( suhu tubuh meningkat tinggi…tingii sekali kiri kanan kuliat semua eh…malah nyanyi ) b/d penyakit/trauma, peningkatan metabolisme, dehidrasi.
( tacikardi, kejang, kulit memerah, RR naik )

NOC : pasien menunjukkan keseimbangan produksi, peningkatan dan kehilangan panas.

NIC :
- Pengaturan termoregulation tubuh

7. Resiko infeksi ( peningkatan resiko masuknya organisme patogen ) b/d prosedur infasif, malnutrisi, penyakit kronik, imunosupresi ( pd SLE )

NOC : status infeksi tdk terjadi

NIC :
- Pengendalian/control infeksi
- Proteksi infeksi

8. Perfusi jaringan tidak effektif ( penurunan pemberian O2 dalam kegagalan, memberi makanan jaringan pd tingkat kapiler ) b/d hipo/hipervolemia, aliran arteri/vena putus, HB turun, keracunan, ketidakseimbangan ventilasi, kerusakan transport O2.
( nadi turun, biru2, pucat, suhu turun )

NOC : pemenuhan O2 dijar ( tergantung jar yang terkena ) adekuat

NIC :
- Perawatan sirkulation
- Pengelolaan sensasi perifer
- Monitoring neurologis
- Balance cairan
- Pantau keefektifan pompa jantung
- Monitor respirasi.

9. Kerusakan mobilitas fisik ( keterbatasan dlm kebebasan utk bergerak fisik ttt pd bagian tubuh ) b/d pengobatan, terapi pembatasan gerak, nyeri, kerusakan persepsi sensori, intoleransi aktivitas, malnutrisi, kerusakan neuromuskuloskeletal, penurunan kekuatan otot.

NOC : kemampuan mobilitas purposefully

NIC :
- Exsercise promotion
- Terapi latihan

10. Kebersihan jalan nafas inefektif ( ketidakmampuan utk membersihkan sekresi/obstruksi dari sal nafas ) b/d spasme jalan nafas , sekresi tertahan, banyaknya mucus, jln nafas buatan, corpus alineum.

NOC : ps menunjukkan kemampuan mempertahankan kebersihan jalan nafas
NIC :
- Airway management
- Airway section

NOC : status respirasi : ventilasi pergerakan udara dlm & keluar paru adekuat
NIC :
- Airway management
- O2 terapy
- Airway section

12. Neusea ( ketidaknyamanan pd abdoment/ sal pencernaan yg mengakibatkan mual dan muntah ) b/d kemoterapy, anestesi post op. iritasi pd sistim gastro.

NOC : Fluid & food seimbang

NIC :
- Feeding
- Fluid management & fluid monotoring
- Fluid resusitasion
- Fluid/elektrolit management
- Food management
- Enveromental management

13. Kurang pengetahuan : spesifik ( tdk/ kurang informasi ) b/d keterbatasan secara kognitif, kurang tahu sumber2 informasi, salah dalam pemahaman, kurang pengingatan.

NOC : spesifik

NIC :
- Pengajaran ( sesuai dgn masalah ps kurang tahu ttg apa )

14. Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan ( keadaan dimana individu mengalami intake nutrisi yg kurang dr kebutuhan tubuh utk memenuhi kebutuhan metabolic ) b/d ketidakmampuan menelan, peny kronik, intoleransi makanan, kesulitan mengunyah, mual + muntah,hilang nafsu makan.

NOC : Status nutrisi ps adekuat

NIC :
- Pengelolaan gangguan makan
- Pengelolaan nutrisi
- Bantu kenaikan status peningkatan BB
- Management lingkungan

15. Nyeri akut/kronis (sensasi yg tdk menyenagkan dan pengalaman emosional yg muncul secara actual/potensial kerusakan jaringan : mendadak atau lama) b/d agen injuri ( fisik, kimia, biologi, psikologi ) – ketidak mampuan fisik kronis.

NOC : pasien dapat mengotrol nyeri / level nyeri berkurang

NIC :
- pain control
- pain management
- Management medication

16. Gangguan pola tidur ( keterbatasan waktu tidur meliputi jump & kualitas ) b/d psikologis, lingkungan, panas, mual dll.

NOC : ps dapat tidur

NIC :
- Energy management
- Perbaikan status tidur
- Pain management
- Enviromental management

17. Kerusakan eliminasi urin b/d ISK, obstruksi anatomic, kerusakan sensori motor.

NOC: Menunjukan kontinensia urin (Pengendalian eliminasi urine).

NIC :
 Pengelolaan eliminasi urin

18. Kerusakan integritas kulit (Perubahan pada epidermis dan dermis) b/d Eksternal (Hipertermia atau hipotermia, Substansi kimia, Kelembaban udara, Faktor mekanik (misalnya : alat yang dapat menimbulkan luka, tekanan, restraint), Immobilitas fisik, Radiasi, Usia yang ekstrim, Kelembaban kulit, Obat-obatan, Internal (Perubahan status metabolik, Tulang menonjol, Defisit imunologi, Faktor yang berhubungan dengan perkembangan, Perubahan sensasi, Perubahan status nutrisi (obesitas, kekurusan), Perubahan status cairan, Perubahan pigmentasi, Perubahan sirkulasi), Perubahan turgor (elastisitas kulit)

NOC : Tissue Integrity : Skin and Mucous Membranes, Penyembuhan luka

NIC :
 Pressure Management
 Perawatan luka

19. Kerusakan integritas jaringan.(Perubahan pada membran mukosa, jaringan korneal, integumen atau sub kutan seseorang)

NOC : Tissue Integrity : Skin and Mucous Membranes, Penyembuhan luka

NIC : lihat NIC kerusakan integritas kulit ya…….

20. Defisit perawatan diri : spesifik ( gangguan melakukan aktivitas kebersihan diri ) b/d penurunan motivasi, kelemahan, cemas, nyeri, gangguan kognitif, gangguan syaraf dan musculo.

NOC : spesifik (ps mampu menunjukkan melakukan self care : oral hygiene).

NIC : Self care mandi, berpakaian, makan/minum, toileting de el el lah pokoke….

Selasa, 12 April 2011

SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN

A. DEFINISI KEPERAWATAN

Perawat adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kewenangan melakukan tindakan keperawatan berdasarkan ilmu yang dimilikinya yang diperoleh melalui pendidikan keperawatan (UU Kesehatan No. 23, 1992).

Menurut Effendy (1995), perawatan adalah pelayanan essensial yang diberikan oleh perawat terhadap individu, keluarga dan masyarakat. Pelayanan yang diberikan adalah upaya mencapai derajat kesehatan semaksimal mungkin sesuai dengan potensi yang dimiliki dalam menjalankan kegiatan di bidang promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif dengan menggunakan proses keperawatan.

Merawat mempunyai suatu posisi sentral. Merawat merupakan suatu kegiatan dalam ruang lingkup yang luas yang dapat menyangkut diri kita sendiri, menyangkut sesuatu yang lain dan menyangkut lingkungan. Jika kita merawat sesuatu, kita menginginkan hasil yang dicapai akan memuaskan. Jadi kita akan selalu berusaha untuk mencapai sesuatu keseimbangan antara keinginan kita dan hasil yang akan diperoleh.

B.SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DUNIA
Merawat orang sama tuanya dengan keberadaan umat manusia. Oleh karena itu perkembangan keperawatan, termasuk yang kita ketahui saat ini, tidak dapat dipisahkan dan sangat dipengaruhi oleh perkembangan struktur dan kemajuan peradaban manusia. Kepercayaan terhadap animisme, penyebaran agama-agama besar dunia serta kondisi sosial ekonomi masyarakat.

1.Perkembangan Keperawatan Masa Sebelum Masehi
Pada masa sebelum masehi perawatan belum begitu berkembang, disebabkan masyarakat lebih mempercayai dukun untuk mengobati dan merawat penyakit. Dukun dianggap lebih mampu untuk mencari, mengetahui, dan mengatasi roh yang masuk ke tubuh orang sakit. Demikian juga di Mesir yang bangsanya masih menyembah Dewa Iris agar dapat disembuhkan dari penyakit. Sementara itu bangsa Cina menganggap penyakit disebabkan oleh setan atau makhluk halus dan akan bertambah parah jika orang lain menyentuh orang sakit tersebut.

2.Perkembangan Keperawatan Masa Setelah Masehi
Kemajuan pradaban manusia dimulai ketika manusia mengenal agama. Penyebaran agama sangat mempengaruhi perkembangan peradaban manusia, sehingga berdampak positif terhadap perkembangan keperawatan.

a.Perkembangan Kperawatan Masa Penyebaran kristen
Pada permulaan Masehi, Agama Kristen mulai berkembang. Pada masa itu, keperawatan mengalami kemajuan yang berarti, seiring dengan kepesatan perkembangan Agama Kristen. Ini dapat di lihat pada masa pemerintahan Lord Constantine, yang mendirikan Xenodhoeum atau hospes (latin), yaitu tempat penampungan orang yang membutuhkan pertolongan terutama bagi orang-orang sakit yang memerlukan pertolongan dan perawatan.

b.Perkembangan Keperawatan Masa Penyebaran Islam
Pada pertengahan Abad VI Masehi, Agama Islam mulai berkembang. Pengaruh Agama Islam terhadap perkembangan keperawatan tidak terlepas dari keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan Agama Islam. Memasuki Abad VII Masehi Agama Islam tersebar ke berbagai pelosok Negara. Pada masa itu di Jazirah Arab berkembang pesat ilmu pengetahuan seperti: ilmu pasti, ilmu kimia, hygiene dan obat-obatan. Prinsip-prinsip dasar perawatan kesehatan seperti pentingnya menjaga kebersihan makanan, air dan lingkungan berkembang secara pesat. Tokoh keperawatan yang terkenal dari dunia Arab pada masa tersebut adalah “Rafida”.

c.Perkembangan Keperawatan Masa Kekuasaan
Pada permulaan Abad XVI, struktur dan orientasi masyarakat mengalami perubahan, dari orientasi kepada agama berubah menjadi orientasi kepada kekuasaan, yaitu: perang, eksplorasi kekayaan alam serta semangat kolonialisme. Pada masa itu telah terjadi kemunduran terhadap perkembangan keperawatan, dimana gereja dan tempat-tempat ibadah ditutup, sehingga tenaga perawat sangat jauh berkurang. Untuk memenuhi kekurangan tenaga tersebut maka digunakanlah bekas wanita jalanan (WTS) yang telah bertobat sebagai, sehingga derajat seorang perawat turun sangat drastis dipandangan masyarakat saat itu.

3.Perkembangan Keperawatan Di Inggris
Perkembangan keperawatan di Inggris sangat penting untuk kita pahami, karena Inggris melalui Florence Nightingle telah membuka jalan bagi kemajuan dan perkembangan keperawatan yang kemudian diikuti oleh negara-negara lain.

Florence Nightingle, lahir dari keluarga kaya dan terhormat pada tahun 1820 di Flronce (Italia). Setahun setelah kelahirannya, keluarga Florence kembali ke Inggris. Di Inggris Florence mendapatkan pendidikan sekolah yang baik sehingga ia mampu menguasai bahasa Perancis, Jerman, dan Italia. Pada usia 31 tahun Florence mengikuti kursus pendidikan perawat di Keiserwerth (Italia) dan Liefdezuster di Paris, dan setelah pendidikan ia kembali ke Inggris.

Pada saat Perang Krim (Crimean War) terjadi di Turki tahun 1854, Florence bersama 38 suster lainnya di kirim ke Turki. Berkat usaha Florence dan teman-teman, telah terjadi perubahan pada bidang hygiene dan keperawatan dengan indikator angka kematian turun sampai 2%.

Kontribusi Florence Nightingle bagi perkembangan keperawatan adalah menegaskan bahwa nutrisi merupakan satu bagian penting dari asuhan keperawatan, meyakinkan bahwa okupasional dan rekreasi merupakan suatu terapi bagi orang sakit, mengidentifikasi kebutuhan personal klien dan peran perawat untuk memenuhinya, menetapkan standar manajemen rumah sakit, mengembangkan suatu standar okupasi bagi klien wanita, mengembangkan pendidikan keperawatan, menetapkan 2 (dua) komponen keperawatan, yaitu: kesehatan dan penyakit. Meyakinkan bahwa keperawatan berdiri sendiri dan berbeda dan berbeda dengan profesi kedokteran dan menekankan kebutuhan pendidikan berlanjut bagi perawat.

C. SEJARAH PERKEMBANGAN KEPERAWATAN DI INDONESIA

1.Sejarah Perkembangan Keperawatan Sebelum Kemerdekaan
Pada masa pemerintahan kolonial Belanda, perawat berasal dari penduduk pribumi yang disebut “velpleger” dengan dibantu “zieken oppaser” sebagai penjaga orang sakit. Mereka bekerja pada rumah sakit Binnen Hospital di Jakarta yang didirikan tahun 1799.

Pada masa VOC berkuasa, Gubernur Jendral Inggris Raffles (1812-1816), telah memiliki semboyan “Kesehatan adalah milik manusia” Pada saat itu Raffles telah melakukan pencacaran umum, membenahi cara perawatan pasien dengan gangguan jiwa serta memperhatikan kesehatan dan perawatan tahanan.

Setelah pemerintah kolonial kembali ke tangan Belanda, di Jakarta pada tahun 1819 didirikan beberapa rumah sakit. Salah satunya adalah rumah sakit Sadsverband yang berlokasi di Glodok-Jakarta Barat. Pada tahun 1919 rumah sakat tersebut dipindahkan ke Salemba dan sekarang dengan nama RS. Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Dalam kurun waktu 1816-1942 telah berdiri beberapa rumah sakit swasta milik misionaris katolik dan zending protestan seperti: RS. Persatuan Gereja Indonesia (PGI) Cikini-Jakarta Pusat, RS. St. Carolos Salemba-Jakarta Pusat. RS. St Bromeus di Bandung dan RS. Elizabeth di Semarang. Bahkan pada tahun 1906 di RS. PGI dan tahun 1912 di RSCM telah menyelenggarakan pendidikan juru rawat. Namun kedatangan Jepang (1942-1945) menyebabkan perkembangan keperawatan mengalami kemunduran.

2.Sejarah Perkembangan Keperawatan Setelah kemerdekaan
a.Periode 1945 -1962
Tahun 1945 s/d 1950 merupakan masa transisi pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perkembangan keperawatan pun masih jalan di tempat. Ini dapat dilihat dari pengembanagan tenaga keperawatan yang masih menggunakan system pendidikan yang telah ada, yaitu perawat lulusan pendidikan Belanda (MULO + 3 tahun pendidikan), untuk ijazah A (perawat umum) dan ijazah B untuk perawat jiwa. Terdapat pula pendidikan perawat dengan dasar (SR + 4 tahun pendidikan) yang lulusannya disebut mantri juru rawat.

Baru kemudian tahun 1953 dibuka sekolah pengatur rawat dengan tujuan menghasilkan tenaga perawat yang lebih berkualitas. Pada tahun 1955, dibuka Sekolah Djuru Kesehatan (SDK) dengan pendidikan SR ditambah pendidikan satu tahun dan sekolah pengamat kesehatan sebagai pengembangan SDK, ditambah pendidikan lagi selama satu tahun.

Pada tahun 1962 telah dibuka Akademi Keperawatan dengan pendidikan dasar umum SMA yang bertempat di Jakarta, di RS. Cipto Mangunkusumo. Sekarang dikenal dengan nama Akper Depkes di Jl. Kimia No. 17 Jakarta Pusat.

Walupun sudah ada pendidikan tinggi namun pola pengembangan pendidikan keperawatan belum tampak, ini ditinjau dari kelembagaan organisasi di rumah sakit. Kemudian juga ditinjau dari masih berorientasinya perawat pada keterampilan tindakan dan belum dikenalkannya konsep kurikulum keperawatan. Konsep-konsep perkembangan keperawatan belum jelas, dan bentuk kegiatan keperawatan masih berorientasi pada keterampilan prosedural yang lebih dikemas dengan perpanjangan dari pelayanan medis.

b.Periode 1963-1983
Periode ini masih belum banyak perkembangan dalam bidang keperawatan. Pada tahun 1972 tepatnya tanggal 17 April lahirlah organisasi profesi dengan nama Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Jakarta. Ini merupakan suatau langkah maju dalam perkembangan keperawatan. Namun baru mulai tahun 1983 organisasi profesi ini terlibat penuh dalam pembenahan keperawatan melalui kerjasama dengan CHS, Depkes dan organisasi lainnya.

c.Periode 1984 Sampai Dengan Sekarang
Pada tahun 1985, resmi dibukanya pendidikan S1 keperawatan dengan nama Progran Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesi di Jakarta. Sejak saat itulah PSIK-UI telah menghasilkan tenaga keperawatan tingkat sarjana sehingga pada tahun 1992 dikeluarkannya UU No. 23 tentang kesehatan yang mengakui tenaga keperawatan sebagai profesi.

Pada tahun 1996 dibukanya PSIK di Universitas Padjajaran Bandung. Pada tahun 1997 PSIK-UI berubah statusnya menjadi Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK-UI), dan untuk meningkatkan kualitas lulusan, pada tahun 1998 kurikulum pendidikan Ners disyahkan dan digunakan. Selanjutnya juga pada tahun 1999 kurikulum D-III keperawatan mulai dibenahi dan mulai digunakan pada tahun 2000 sampai dengan sekarang.

D.TREND KEPERAWATAN SEKARANG DAN MASA DEPAN

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di segala bidang termasuk bidang kesehatan, peningkatan status ekonomi masyarakat, peningkatan perhatian terhadap pelaksanaan hak asasi manusia, kesadaran masyarakan akan kebutuhan kesehatan mengakibatkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan melahirkan tuntutan akan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Pergeseran akan fenomena tersebut, telah mengubah sifat pelayanan keperawatan dari pelayanan fokasional yang hanya berdasarkan keterampilan belaka kepada pelayanan profesional yang berpijak pada penguasaan iptek keperawatan dan spesialisasi dalam pelayanan keperawatan.

Fokus peran dan fungsi perawat bergeser dari penekanan aspek kuratif kepada peran aspek preventif dan promotif tanpa meninggalkan peran kuratif dan rehabilitatif.
Kondisi ini menuntut uapaya kongkrit dari profesi keperawatan, yaitu profesionalisme keperawatan. Proses ini meliputi pembenahan pelayanan keperawatan dan mengoptimalkan penggunaan proses keperawatan, pengembangan dan penataan pendidikan keperawatan dan juga antisipasi organisasi profesi (PPNI).

1.Pengembangan dan Penataan Pendidikan Keperawatan
Meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan keperawatan yang profesional, telah memicu perawat untuk terus mengembangkan dirinya dalam berbagai bidang, terutama penataan sistem pendidikan keperawatan. Oleh karena itu profesi keperawatan dengan landasan yang kokoh perlu memperhatikan wawasan keilmuan, orientasi pendidikan dan kerangka konsep pendidikan

a.Wawasan Keilmuan
Pada tingkat pendidikan akademi, penggunaan kurikulum D III keperawatan 1999, merupakan wujud dari pembenahan kualitas lulusan keperawatan. Wujud ini dapat dilihat dengan adanya:
•Mata Kuliah Umum (MKU), yaitu: Pendidikan Agama, Pancasila, Kewiraan dan Etika Umum)
•Mata Kuliah Dasar Keahliah (MKDK), yaitu: Anatomi, Fisiologi dan Biokimia, Mikrobiologi dan Parasitologi, Farmakologi, Ilmu Gizi dan Patologi.
•Mata Kuliah Keahlian (MKK), yaitu: KDK, KDM I dan II, Etika Keperawatan, Komunikasi Dalam Keperawatan, KMB I, II, III, IV dan V, Keperawatan Anak I dan II, Keperawatan Maternitas I dan II, Keperawatan Jiwa I dan II, Keperawatan Komunitas I, II dan III, Keperawatan Keluarga, Keperawatan gawat Darurat, Keperawatan Gerontik, Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan, Keperawatan Profesional dan Pengantar Riset Keperawatan.

Demikian juga halnya dengan tingkat pendidikan S1 Keperawatan, yaitu dengan berlakunya kurikulum Ners pada tahun 1998.
Sementara itu di Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK-UI) telah dibuka S2 Keperawatan untuk Studi Manajemen Keperawatan, Keperawatan Maternitas dan Keperawatan Komunitas. Dan selanjutnya akan dibuka Studi S2 Keperwatan Jiwa dan Keperawatan Medikal Bedah.

Dapat disimpulkan bahwa saat ini perkembangan keperawatan diarahkan kepada profesionalisme dengan spesialisasi bidang keperawatan.

b.Orientasi Pendidikan
Pendidikan keperawatan bagaimanapun akan tetap berorientasi pada pengembangan pengetahuan dan teknologi, artinya pengalaman belajar baik kelas, laboratorium dan lapangan tetap mengikuti kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memanfaatkan segala sumber yang memungkinkan penguasaan iptek. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pelayanan keperawatan dan persaingan global.

c.Kerangka Konsep
Berpikir ilmiah, pembinaan sikap dan tingkah laku profesional, belajar aktif mandiri, pendidikan dilingkungan masyarakat serta penguasaan iptek keperawatan merupakan karakteristik dari pendidikan profesional keperawatan.

2.Perkembangan Pelayanan Keperawatan
Perubahan sifat pelayanan dari fokasional menjadi profesional dengan fokus asuhan keperawatan dengan peran preventif dan promotif tanpa melupakan peran kuratif dan rehabilitatif harus didukung dengan peningkatan sumber daya manusia di bidang keperawatan. Sehingga pada pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan dapat terjadinya pelayanan yang efisien, efektif serta berkualitas.
Selanjutnya, saat ini juga telah berkembang berbagai model prakti keperawatan profesional, seperti:

•Praktik keperawatan di rumah sakit fasilitas kesehatan
•Praktik keperawatan di rumah (home care)
•Praktik keperawatan berkelompok (nursing home = klinik bersama, dan
•Praktik keperawatan perorangan, yaitu melalui keputusan Kepmenkes No. 647 tahun 2000, yang kemudian di revisi menjadi Kepmenkes No. 1239 tahun 2001 tentang Registrasi dan Praktik Keperawatan.

Daftar Pustaka

Alimul, A.H. (2002), Pengantar pendidikan keperawatan. Sagung Seto: Jakarta

Effendy, N. (1995), Pengantar proses keperawatan. EGC: Jakarta

Gaffar, L.O.J. (1999), Pengantar praktik keperawatan professional. EGC: Jakarta

Stevens, P.J.M, et al. (1999) Ilmu keperawatan. Jilid I, Ed. 2. EGC: Jakarta

Kamis, 20 Januari 2011

KUNJUNGAN KAGAMA NTB DALAM RANGKA PENJAJAKAN KERJASAMA KEMITRAAN

Kamis, 05 Agustus 201
Ditulis oleh Magister Sistem Teknik
MST, 5 Agustus 2010.


Dalam upaya akselerasi pengembangan Sumber Daya Manusia di Nusa Tenggara Barat, Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) NTB yang sekaligus menjabat sebagai pembina empat perguruan tinggi di NTB (IKIP Mataram, Universitas 45 Mataram, Universitas NTB dan STIKES Yarsi Mataram) melakukan kunjungan ke MST FT UGM dalam rangka penjajakan kerjasama kemitraan.

Selain pengurus MST, hadir pula mahasiswa-mahasiswa MST yang berasal dari daerah NTB untuk menerima kunjungan pengurus KAGAMA NTB tersebut.

Dalam pertemuan ini dibicarakan program kerjasama kemitraan yang dalam hal :

1. Pembinaan pengembangan kewirausahaan masyarakat NTB berbasis teknologi tepat guna.

2. Pengembangan kemampuan SDM universitas dalam hal penyusunan proposal penelitian hibah bersaing lingkup Dikti.

3. Pengembangan SDM dalam bidang akademik , kepemimpinan, manajemen dan pengelolaan perguruan tinggi, pola pengembangan laboratorium.

4. Pengembangan SDM tenaga pendidik dalam bentuk aliansi strategis unutk menempuh program S2 dan S3.

5. Pengembangan kemitraan dalam rekayasa teknologi keilmuan dengan perusahaan dan sponsor.



Sebagai tidak lanjut, dari rencana kerjasama kemitraan ini, akan dibuat draft MoU yang untuk selanjutnya akan diajukan kepada Rektor UGM.

(pri-mst)

Rabu, 29 Desember 2010

Hipotesis Mahasiswa Misterius yang Berhasil Mematahkan Jawaban Profesor

Whooila!
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, "Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?".

Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, "Betul, Dia yang menciptakan semuanya".

"Tuhan menciptakan semuanya?" Tanya professor sekali lagi. "Ya, Pak, semuanya" kata mahasiswa tersebut.

Profesor itu menjawab, "Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan".

Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos.

Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, "Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?".

"Tentu saja," jawab si Profesor,

Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, "Profesor, apakah dingin itu ada?"

"Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada. Kamu tidak pernah sakit flu?" Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.

Mahasiswa itu menjawab, "Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas."

Mahasiswa itu melanjutkan, "Profesor, apakah gelap itu ada?"

Profesor itu menjawab, "Tentu saja itu ada."

Mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya."

Akhirnya mahasiswa itu bertanya, "Profesor, apakah kejahatan itu ada?"

Dengan bimbang professor itu menjawab, "Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya.
Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan."

Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, "Sekali lagi Anda salah, Pak. Kajahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kajahatan. Kajahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya." Profesor itu terdiam.

Nama mahasiswa itu adalah Albert Einstein .

Pengetahuan Umum yang Tidak Penting Tetapi Perlu Diketahui

Whooila!
Mengapa Gigi bisa berlubang bila terlalu banyak makan makanan manis??
Penyebab utama gigi berlubang adalah sisa makanan. Sisa makanan yang manis akan terus menempel di gigi dan ini merupakan makanan bagi kuman-kuman. Karena itu, lebih baik hindari terlalu banyak makan makanan manis.

Mengapa kalau Udang direbus, warnanya berubah??
Zat pigmen astaxanthin di kulit udang, lobster, kepiting bersatu dengan protein. Bila hewan jenis Crustacea ini dipanaskan, protein dan astaxanthin akan terpisah sehingga kulitnya menunjukkan warna merah muda, warna asli astaxanthin.

Mengapa tidak baik makan Daging gosong??
Memasak menggunakan api mengubah protein secara kimia. Dalam proses ini, akan terbentuk zat penyebab KANKER, "benzopiren" dalam beberapa makanannya, terutama yang sudah gosong. Dalam buangan gas, asap cerobong pabrik, dan asap rokok pun ditemukan benzopiren.

Mengapa tidak baik Berlari sehabis makan??
Limpa adalah bagian usus yang terletak lebih dalam daripada lambung dan hati, berada di antara diafragma dan ginjal kiri. Limpa menghasilkan getah bening yang berfungsi untuk memecah sel darah yang sudah tua. Saat tubuh memerlukan kiriman darah yang lebih banyak, limpa akan mengerut sambil mengeluarkannya.

Namun, sewaktu lambung atau hati memerlukan darah untuk mencerna makanan, dan selama itu kita berolahraga, limpa harus mengirimkan darah ke ototpada waktu bersamaan. Bila begini, limpa akan terlalu mengerut sehingga menimbulkan rasa sakit.

Mengapa Badan jadi memar saat menabrak benda keras??
Memar terjadi karena pendarahan di bawah lapisan kulit. Jika mengalami memar, pendarahan beku terjadi di pembuluh kapiler dan di sekitar pembuluh balik yang terletak di kulit atau jaringan hipodermik. Bila mata memar, gosoklah bagian tersebut dengan telur karena bisa meningkatkan peredaran darah dan menghilangkan darah yang beku. Telur sering digunakan karena ukurannya yg pas untuk digenggam.

Mengapa Vitamin C rasanya masam??
Suplemen Vitamin yang biasa kita minum pasti juga mengandung vitaim C. Nama resmi vitamin C adalah ascorbic acid. dan dari namanya, kita bisa tahu rasanya masam. Vitamin C bersifat larut dalam air dan akan keluar bersama urine, kerna itu lebih baik dikonsumsi sebelum tidur.

Mengapa Perut kita berbunyi ketika lapar??
Suara yang dihasilkan perut ketika sedang kelaparan sebenarnya merupakan bunyi yang berasal dari lambung dan usus. Pada saat kita bernapas, terdapat udara yang tertelan ke dalam perut. Selain itu setelah selesai mencerna makan, usus juga menghasilkan gas.

Saat ini, yakni apabila makanan sudah selesai dicerna, perut masih terus bereaksi dan mengakibatkan otak besar menghasilkan perasaan lapar. gas-gas inilah yang berputar-putar di dalam perut dan mengeluarkan suara krucuk-krucuk!

Benarkah Kuman sangat penting??
Kebanyakan orang mengira kuman berbahaya, tapi sebenarnya kuman memiliki peran yang sangat penting di alam ini. Kuman dapat menguraikan tumbuhan dan hewan yang sudah mati, juga bisa mengubah Nitrogen di udara menjadi berbagai nutrisi bagi makhluk hidup.

Selain itu, makanan seperti acar, kaju, bir, dan yoghurt merupakan makanan yang terbentuk dari proses fermentasi. Bahkan di dalam usus manusia juga terdapat kuman untuk membantu mencerna makanan!

Mengapa Permen Karet dikemas dengan kertas perak??
Bahan kertas pembungkus permen karet sebenarnya bukan kertas perak, melainkan alumunium foil. Untuk mempertahankan zat-zat pengharum di dalam permen karet, melindungi dari kondisi luar seperti suhu dan kelembapan, mempercantik kemasan, dan menjaga kebersihan, permen karet dikemas dengan alumunium foil. Kalau dikemas dengan kertas biasa, pada cuaca panas permen karet ini pasti cepat mencair dan menempel di kertas.

Apakah microwave tidak bisa membuat gosong makanan??
Microwave tidak akan membuat makanan gosong karena menggunakan gelombang mikro dari gelombang elektromagnetik untuk memanaskan dan merawat kandungan makanan. Setelah gelombang mikro menyuplai energi untuk makanan, molekul yang terdapat di dalam dan di luar makanan akan bergetar karena pengisapan energi.

Dalam proses ini, setiap detiknya molekul-molekul akan bergetar sebanyak 2 miliar 450 juta kali. Akibatnya, molekul bergesekan menghasilkan panas lalu masuk dan dengan cepat memanaskan makanan. Namun pada proses pemanasan seperti ini, kandungan air dalam makanan perlahan-lahan akan berkurang. Oleh sebab itu, semakin lama berada di dalam microwave, makanan akan semakin kering dan keras.

Mengapa menyuntik di Pantat??
Suntikan di pantat yang biasa kita alami adalah suntikan otot. Karena otot penuh dengan pembuluh darah, cairan obatnya cepat masuk. Suntikan otot biasanya dilakukan di tangan atau di pantat. Namun karena pantat memiliki lebih banyak otot, dokter atau perawat biasanya menyuntik di pantat.

Benarkah akan jadi Bodoh bila terlalu sering minum Kopi??
Kalau minum kopi secukupnya, otak akan terangsang untuk melancarkan proses pencernaan dan peredaran darah. Makanya bila minum kopi pada saat ngantuk atau lelah, kepala akan terasa ringan dan daya konsentrasi pun meningkat. Tetapi karena kopi memperlambat waktu bagi otak untuk menerima informasi baru, kita akan merasa otak menjadi lamban.

Lagi pula, kecepatan tubuh menghancurkan kafein pada anak lebih lama daripada orang dewasa. Karena itu, lebih baik anak- anak menghindarinya. Menurut hasil penelitian, bila anak minum kopi bersama kola dan cokelat, kemampan belajarnya akan menurun.

Mengapa kita menggoyangkan tangan ketika berjalan??
Saat sedang berjalan, tangan kita akan bergoyang ke depan dan ke belakang. Ini merupakan suatu insting, sama seperti anak kita yang baru lahir, meski tak diajari, bisa berlari sendiri. Bahkan anak kecil yang baru belajar berjalan pun akan menggoyangkan tangannya. Hal ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan tubuh ketika berjalan!

Mengapa bisa mimisan bila terlalu Capek??
Bila tubuh lelah, hati menjadi panas. Panas ini terhantar ke bagian atas tubuh, sehingga mengeluarkan darah. Bila mimisan, jangan menekuk kepala ke belakang karena kamu bisa mati tercekik. Lebih baik miringkan tubuh di sandaran dan arahkan kepala ke depan. Lalu masukkan kapas ke dalam lubang hidung. Tekan keras bagian ujungnya dengan dua jari. Dalam 5-6 menit kemudian, darahnya akan berhenti. Bila tidak berhasil, pergilah ke dokter.

Bagaimana cara membedakan Telur matang dan Telur mentah??
Ketika telur yang sudah matang dan yang masih mentah digaungkan jadi satu, kita tidak bisa membedakan hanya dengan melihat atau menyentuhnya! Caranya sangat sederhana. Kita hanya perlu memutar telur itu seperti memutar gasing!

Karena sudah padat, telur yang sudah direbus, akan sangat mudah berputar. Sebaliknya, karena bagian dalamnya masih berbentuk cair, telur yang masih mentah akan terus menerus bergerak sehingga sangat sulit berputar dengan seimbang.

Mengapa air memercik jika terkena Minyak panas??
Bila dipanaskan hingga 100 derajat celcius, air akan bergolak mendidih. Air yang tadinya merupakan zat cair juga akan barubah bentuk menjadi "uap air" yang merupakan gas. Ketika tetesan air masuk ke dalam minyak panas yang panasnya mencapai 160-200 derajat celcius, air akan dalam sekejap berubah bentuk dari cair menjadi gas dan memercik. Meskipun kelihatannya seperti percikan minyak, pada kenyataannya justru airlah yang memercik.

Rahasia Pernikahan Bahagia : No Sex Before Marriage

Whooila!
Jakarta - Studi terbaru menyimpulkan bahwa pasangan yang tidak berhubungan seks sebelum menikah akan memiliki hubungan yang lebih kuat di masa depan.

Para peneliti di School of Family Life, Brigham Young University di Utah Amerika Serikat mewawancarai 2.035 suami-istri soal hubungan intim pertama mereka.

Analisa hasil wawancara menunjukkan bahwa pasangan yang berhubungan intim setelah jadi suami-istri, memiliki hubungan yang jauh lebih sehat dibandingkan yang mulai bersetubuh sejak awal pacaran.

Pasangan yang melakukan "no sex before marriage" punya 22 persen lebih tinggi dalam stabilitas hubungan, 20 persen lebih baik dalam tingkat kepuasan hubungan, Mereka juga 15 persen lebih bagus dalam kualitas seks dan 12 persen lebih bagus dalam komunikasi suami-istri.

Bagaimana terhadap pasangan yang mulai berhubungan intim setelah mereka lama pacaran, tapi sebelum jadi suami-istri? jawabnya, hanya setengah dari angka-angka di atas.

Menurut para peneliti, hubungan seks sebelum menikah artinya pasangan terlalu menekankan soal fisik dalam hubungan mereka, bukannya soal percaya, setia, dan komitmen.

Profesor Dean Busby, pemimpin penelitian itu, mengemukakan "Banyak penelitian dengan topik tersebut memfokuskan diri pada pengalaman individu tentang seks. Hubungan pasangan bukanlah sekedar seks, dan penelitian kami menemukan bahwa mereka yang menunggu hingga jadi suami-istri akan lebih bahagia dalam aspek seksual. Saya pikir ini karena mereka lebih dulu belajar untuk bicara satu sama lain dan melatih diri untuk menyelesaikan masalah."

Pendapat tersebut didukung oleh Mark Regnerus, penulis buku "Premarital Sex in America".

Menurut dia, pasangan belum menikah tapi sudah berhubungan intim, banyak merasakan hubungan mereka tak cukup terbangun. Ini mereka rasakan saat waktunya hubungan harus lebih stabil dan saling percaya.

"Apapun agama mereka, menunggu hingga jadi suami-istri akan membuat proses komunikasi jadi lebih baik dan meningkatkan mutu stabilitas hubungan pada jangka panjang dan kepuasan menjalani hidup dengan pasangan."

Antara